Mengenal Seluk-beluk Blog Bersama Odop Blogger Squad
![]() |
| Gambar dibuat di Canva |
Saat
pertama kali dinyatakan lulus untuk bergabung di Komunitas One Day One Post
(ODOP), saya sangat senang saat sebelumnya beberapa kali belum beruntung untuk
bergabung. Pada masa karantina selama dua bulan sebelum dinyatakan lulus,
menjadi sesuatu yang istimewa. Karena, saya bisa belajar banyak hal dari para
mentor yang telah berkecimpung di dunia literasi dan blogger.
Semasa
karantina, ada materi tentang blog yang membuat saya penasaran. Kalau
dipikir-pikir, saya beberapa tahun belakangan menulis di blog, tetapi
benar-benar masih awam dengan beragam fitur yang telah disediakan oleh blog.
Saat pembukaan kelas Oprec Odop Blogger Squad 2023, saya langsung buru-buru
bergabung di grup tersebut. Saya ingin belajar untuk bisa mengoptimasi blog
secara lebih baik dari sebelumnya dengan memanfaatkan fitur yang ada di blog.
Pada
materi pertama, saya belajar hal yang benar-benar penting tetapi kerapkali saya
maupun orang lain juga seringkali lupa untuk mengingat halnya. Belajar tentang
adab terlebih dulu sebelum ilmu yang menyadarkan saya, kalau proses belajar
bukan hanya tentang transfer pengetahuan. Melainkan juga upaya mendidik diri
sendiri untuk memiliki kesadaran penuh atas pengetahuan yang dimiliki mendatangkan
kebaikan baik dari dalam diri maupun luar diri.
Nah,
pada materi selanjutnya, pemateri mulai memperkenalkan istilah dalam blogger
sekaligus mengenal niche. Tentu saja, itu benar-benar menjadi ilmu dan
pengalaman yang benar-benar baru bagi saya yang masih awam dengan blog. Di
kelas odop blogger squad, saya menjadi lebih paham secara pelan-pelan untuk
mengakrabkan diri dengan fitur yang ada di blog. Walaupun lebih sering
bolak-balik membaca materi sembari mengutak-atik blog. Jujur, terasa menantang
sekaligus termotivasi untuk mau mencoba.
Bukan
hanya tentang motivasi untuk mencoba mempraktikkannya, melainkan juga mendukung
diri sendiri untuk berani keluar dari ketakutan yang kerapkali muncul dari
dalam diri. Melalui odop blogger squad, saya berusaha untuk berbagi apa yang
saya alami bukan hanya pada diri sendiri dan orang terdekat. Lebih lanjut, saya
menjadi tahu apa saja kekeliruan dan kesalahan yang dilakukan sebagai blogger
penulis.
Kesalahan
yang kerapkali saya alami di antaranya, sering mengganti nama maupun menghapus
beberapa unggahan. Padahal hal itu juga bisa mempengaruhi performa blog. Selain
itu, halaman tentang saya, niche dan juga tagline blog juga sangat berpengaruh
besar terhadap blog yang dikelola. Jadi, di kelas Odop Blogger Squad benar-benar
berhasil mengubah sudut pandang saya tentang dunia blog yang benar-benar luas
dari dugaan saya.
Di
kelas tersebut, kami dibimbing untuk mengenali satu per satu seluk-beluk blog
dari hal-hal yang paling mendasar. Sebagaimana yang telah saya jelaskan
sebelumnya. Tentu pembelajaran tersebut akan terus menanjak perlahan-lahan, seiring
dengan materi yang diajarkan oleh pemateri. Namun, untuk bisa terus menimba
pengetahuan tentang blogger, maka saya maupun teman-teman seperjuangan harus
tetap konsisten untuk mengerjakan tugas demi tugas. Jika gagal, berarti tidak
lolos dan otomatis harus mengikuti kelas Odop Blogger Squad setahun kemudian.
Manfaat Odop
Blogger Squad
1.
Memperluas pengetahuan tentang blog
Di sini,
ada banyak hal yang dipelajari. Misalnya, mengubah tampilan blog melalui fitur
yang telah tersedia di blog. Tentu ada beberapa fitur blog berbayar yang belum
tentu tersedia untuk blog gratis. Namun, yang dipelajari kelas tersebut
benar-benar dimulai dari hal yang paling mendasar. Sebagai pemula yang masih
menggunakan blog gratis, kita diajar untuk menggoptimalkan fitur yang ada. Sebelum
akhirnya memakai domain berbayar.
2.
Kesempatan Menggali Kecenderungan Diri
Hal
ini yang belakangan saya alami, bahwa ternyata selama mengikuti kelas Odop
Blogger Squad, saya belajar untuk mengenali apa yang sebenarnya diinginkan
untuk menjadi tulisan di blog. Sebab, saya pikir menuliskan apa yang paling
diminati benar-benar bisa merepresentasikan identitas dan pemikiran saya pada
orang lain melalui tulisan tersebut.
3. Memiliki
Support System
Melalui
kelas Odop Blogger Squad, saya menemukan lingkungan baru untuk bertumbuh. Saya
bertemu dengan beragam teman-teman maupun mentor yang berasal dari latar belakang
yang berbeda-beda satu sama lain, tetapi dengan tujuan yang sama. Iyapps, di
kelas ini, saya beruntung bertemu orang-orang hebat yang saling mendukung satu
sama lain. Begitu pula saat kesulitan mempraktikkan materi pada blog masing-masing,
akan ada para mentor yang dengan sigap menjelaskannya secara sederhana dan mudah
dimengerti.
Selain
itu, materi yang diterima bersifat gratis dan hanya dikhususkan untuk peserta
Odop Blogger Squad. Jadi, bagi teman-teman yang berminat harus sabar menunggu
hingga ada Oprec Komunitas Odop dan lulus masa karantina.
4. Membiasakan
Diri Untuk Produktif
Sebelum
bergabung Komunitas ODOP dan akhirnya memilih kelas Odop Blogger Squad, saya
dilanda kebingungan hendak dibawa ke mana blog yang dimiliki. Karena, ada saat
tertentu saya tak tahu tentang apa yang ditulis. Di kelas tersebut, saya
menemukan jawaban dari pertanyaan yang saya cari mengenai tulisan yang ingin
ditulis. Walaupun sekarang masih belum terlalu percaya diri dengan apa yang
ditulis, saya berusaha untuk harus memaksa diri produktif. Melalui tugas yang
diberikan saat awal bergabung di kelas hingga kini, saya memaksa diri untuk
menulis sebanyak 800 kata. Jumlah kata yang dulu bikin saya pesimis, karena
tidak yakin pada diri sendiri kalau bisa menulis kata sebanyak itu.
Namun,
melalui tugas itu bikin saya bersyukur, karena bisa mengatasi rasa pesimis yang
kerapkali hadir saat mencoba keluar dari bayang-bayang keraguan yang melanda
diri sendiri. Lebih dari itu, percayalah, Odop Blogger Squad sudah berhasil memotivasi
saya untuk berubah menjadi lebih baik dengan menjadi lebih produktif.[]

.png)
.png)
.jpeg)

Komentar
Posting Komentar